Financial Goal Step One: Done
"Setiap orang memiliki tujuan hidup, dan kunci tujuan hidupmu adalah mengikuti hasratmu, yang menghabiskan banyak waktu." - Doreen Virtue,
kita tidak bisa menafikkan bahwa yang membuat kita terus bergerak adalah sebuah tujuan, dari tujuan untuk mencapai mimpi atau bahkan tujuan untuk sekadar bertahan hidup. tujuan yang kita buat dalam hiduplah yang menuntun kita untuk melakukan sesuatu seperti bekerja, belajar, berolahraga, bahkan istirahat.
tujuan seseorang identik dengan profesi dan hobinya, seorang pemain bola memiliki tujuan untuk terus melatih kemampuan drible, passing, dan shooting serta kebugaran dan bentuk tubuh agar terus berada dalam kondisi prima, agar bisa menjadi kelas pemain yang lebih baik, main di klub yang lebih hebat, digaji dengan lebih tinggi, dan dihadiahi penghargaan yang lebih bergengsi. hasrat untuk terus bertumbuh memang harus dimiliki oleh manusia jika ingin dinamika kehidupannya terus membaik seiring dengan berjalannya waktu. maka, dalam hal ini saya pribadi punya tujuan pribadi berupa tabungan bersih (tabungan dipotong utang) sebesar sekian -sekian, sesuai dengan anak tangga target yang saya buat. sebagai informasi sampai dengan tulisan ini di buat saya punya 4 anak tangga tabungan bersih yang menjadi target dalam hidup saya, dan saat ini juga saya bisa nyatakan bahwa saya sudah mencapai anak tangga pertama dengan sumber perolehan yang membuat saya makin cinta dengan dunia yang saya jalani saat ini diluar kerja kantoran saya, yakni berinvestasi di pasar modal saham dengan metode value investing. bagaimana bisa tidak semakin cinta? seharusnya tabungan saya hanya 65% dari tabungan saat ini, tetapi karena capital gain (penaikan nilai) dari investasi saham yang sudah naik 70% an, maka secara keseluruhan tabungan bersih saya sudah 110% dari jumlah awalnya dikurang dengan utang yang saya miliki. padahal waktu yang saya gunakan untuk berinvestasi juga tidak terlalu banyak, tidak mengganggu waktu kerja, dan yang terpenting saya senang menjalaninya. karena saya senang mendalami fundamental sesuatu dan menyimpulkan kualitas fundamental nya dari analisis pribadi saya, tentu saja karena referensi yang saya dapat dari para ahil investor yang sering saya baca blog dan bukunya dan saya tonton video-videonya.
perjalanan saya mencapai anak tangga pertama ini saya akui lumayan berat karena ini adalah kali pertama saya berusaha dengan segala kejatuhan yang pernah saya alami, contonya seperti pada saat saya mengalami kerugian bisnis sampai 20 jt an, rugi di investasi saham sampai 10 jt an. dan saat ini juga adalah masa dimana saya baru menentukan hati dan menguatkan tekad saya pada satu metode yang saya pakai dalam berinvestasi. jadi bisa dibilang perjuangan menuju anak tangga pertama adalah perjuangan merintis masa depan, karena semuanya dimulai dari enol. semoga kedepan saya bisa tetap konsisten dan dimudahkan dalam mencapai anak tangga berikutnya. agar saya bisa mengulas tulisan tentang perjuangan menaiki keempat anak tangga ini. dan semoga bisa memotivasi para pembaca yang mau membaca tulisan ini dan tulisan lain di blog saya, sekali lagi saya ucapkan terima kasih.


Komentar
Posting Komentar