Kepemimpinan dan Kesuksesan
Kepemimpinan & Kesuksesan
Awalnya saya menganggap sebuah quote
dari tokoh founding father yakni Hj. Agus Salim yang berkata “memimpin
adalah menderita” hanya sebuah bentuk umum untuk melukiskan besarnya
tangung jawab seorang pemimpin, namun saat saya mulai merasakan banyak
kesempatan untuk memimpin berbagai orang berbeda yang saya temui & segala
hiruk pikuk yang saya rasakan akhirnya saya mengerti itu bukan hanya sebuah
kiasan melainkan perasaan yang mungkin dirasa oleh banyak pemimpin dunia,
dimana semakin besar objek yang dipimpin maka akan semakin besar penderitaan,
semakin banyak jenis karakter yang dipimpin maka akan semakin rumit pula
kepemimpinan berjalan. Setidaknya itulah yang banyak saya rasakan dari beberapa
pengalaman memimpin saya sampai saya berumur 20 tahun 6 bulan saat ini. Bukan
hanya tenaga yang akan lebih banyak dihabiskan dari biasanya, pikiran pun akan
lebih terkuras dari biasanya, pun akan sulit sekali menghindari orang yang
membenci kita. Itu sebabnya pemimpin terbaik biasanya adalah pemimpin yang
ditunjuk oleh banyak orang, bukannya mereka yang mengajukan diri dan haus
kekuasaan.
Karena dalam berjalanya kepemimpinan,
adakalanya kita mengambil keputusan yang tidak disukai sebagian pihak, bisa
jadi karena tidak puas atau merasa dirugikan, kadang kala bukan hanya keputusan
kita yang tidak disukai tetapi juga personality kita sendiri, itulah
mengapa sulit sekali bagi pemimpin untuk membuat semua orang dapat menerimanya
dengan baik, apalagi mengaguminya.
Saya sempat beberapa kali mencoba untuk
mengambil keputusan yang bisa diterima semua orang tetapi banyak sekali amanah yang
dilanggar pun banyak conflict of interest yang terjadi. Dan saya
menganggap pemimpin ini adalah poros yakni orang yang paling disorot dalam
banyak hal, tidak heran bila orang yang berkepribadian baik saja masih bisa
dibenci apalagi yang buruk.
Ustadz adi hidayat bilang “jika ingin
tampil gaya dalam hidup maka harus siap dengan penderitaan yang lebih besar”
jadi pemimpin memang menderita tapi apa yang didapat pun jauh lebih besar
daripada tidak memimpin. Kita akan dapat mental yang lebih kuat, pemikiran yang
lebih tajam dari biasanya dalam solving problem, keberanian berpendapat,
kematangan mengambil keputusan, & pengalaman yang akan jadi pelajaran
berarti dimasa yang akan datang bilamana dipercaya untuk memimpin dalam skala
yang lebih besar.
Orang orang sukses adalah mereka yang
banyak menemui masalah dalam hidupnya lalu mengubahnya menjadi pengalaman,
keberanian akan muncul seiring tertekannya diri seseorang dalam suatu masalah,
tidak heran bila banyak orang sukses di dunia adalah mereka yang berani
mengorbankan hal besar dalam dirinya.
Berjuang menjadi pemimpin adalah
representasi perjuangan mengejar kesuksesan, karena keduanya menguras pikiran,
waktu, dan tenaga, bakan pengorbanan yang besar. Tidak heran bila banyak
orang-orang disekitar kita mampu meraih kesuksesan yang ia inginkan, karena
sejak awal dia sudah terlatih untuk itu dari pengalaman kepemimpinannnya. Walaupun
tidak semua orang sukses adalah mereka yang pernah pemimpin. Bahkan, banyak
pemilik usaha besar juga tidak memiliki basic kepemimpinan, namun bisa sukses
membangun dinasti bisnisnya yang mempekerjakan banyak orang. Bahkan, yang paling
berkesan bagi saya adalah cerita sukses pendiri perusahaan franchise ayam
goreng yang mendunia yakni KFC (Kentucky Fried Chicken) yang didirikan oleh
Colonel Sanders.
Bagaimana tidak? Jalan hidupnya dipenuhi
cobaan yang silih berganti datang menerpa, di usia 5 tahun beliau telah
kehilangan ayahnya yang meninggal dunia, usia 16 tahun berhenti sekolah, usia
17 tahun kehilangan pekerjaan, kemudian menjadi konduktor kereta api,masuk ,bergabung
dengan tentara, dan tenaga penjual asuransi tapi semuanya gagal, bahkan
ditinggal istri di usia 20 beserta anak perempuannya, lalu menjadi koki dan
pencuci piring di sebuah kafe kecil hingga usia 65 tahun dan hanya mendapat
upah pensiun yang tergolong kecil lalu Beliau mulai menyadari bakatnya di umur
65 tahun saat ia ingin bunuh diri dan saat itu juga ia langsung memulai
usahanya dan di umur 88 ia sudah sukses dengan usaha KFC nya dan fotonya telah
terpampang di hampir seluruh sudut kota di dunia. Hal yang dapat dipelajari
dari kisah ini adalah tidak ada kata terlambat untuk sukses, dan jangan pernah
menyerah karena banyak cobaan yang menerpa, karena cobaan besarlah, kita
akhirnya sadar apa yang harus kita usahakan dalam hidup.
Berkaitan dengan kepemimpinan, saat ini mungkin kita akan merasa lebih letih bahkan sengsara dari yang lain, tetapi mental kitalah yang paling terlatih saat ini dibanding teman teman yang kita pimpin, maka percayalah, jika saat ini saja mampu mengatasi masalah sebesar kepemimpinan, mengapa harus tsayat dalam memulai bisnis, toh semua pemimpin perusahaan adalah pemimpin bagi para pekerjanya, bahkan tidak semua punya basic pemimpin tapi bisa sukses dalam memimpin usaha bisnisnya, apalagi untuk diri kita yang telah banyak merasakan pahitnya kepemimpinan, harus bisa lebih baik, berani, dan perbanyak ikhtiar, jadikan pengalaman sebagai pelajaran dan tolak ukur dalam mengambil langkah kedepannya.. (12/08/2020).



Komentar
Posting Komentar