The Way of Love
Setiap orang
punya perspektif sendiri dalam mengekspresikan cinta, dan punya caranya sendiri
dalam menjalaninya. Itu sebabnya dalam film-film cinta terlaris dan yang paling
terkenal sepanjang masa, punya perbedaan perspektif dan cara namun tetap
dianggap sebuah kisah yang menarik, kita ambil contoh, film Titanic yang
menyuguhkan kisah cinta dari si bangsawan (Rose) dan si rakyat biasa (Jack)
bisa terjadi dalam perjalanan diatas kapal, padahal saat itu Rose sudah
bertunangan dengan lelaki dari kalangan bangsawan juga, meskipun memang benar
ia tidak mencintai lelaki itu, tapi beruntungnya Jack sebagai rakyat biasa,
bisa mendapat cinta Rose yang rela melarikan diri dari tunanganya yang kalangan
bangsawan itu, hingga akhirnya kisahnya berakhir saat kapal mereka tenggelam
dan Jack pun tewas saat menyelamatkan Rose.
Contoh kisah
cinta selanjutnya, yakni di film Pretty Woman, mengisahkan seorang pengusaha
sukses bernama Edward Lewis yang jatuh cinta pada seorang pramuria yang bernama
Vivian Ward, diawali pertemuan di malam hari saat Edward ingin menanyakan
sebuah hotel di daerah Beverly hills, namun karena rasa Iba Edward mengajaknya
bermalam hingga akhirnya berujung cinta pada Vivian. Di kisah ini lelaki yang
memiliki keunggulan dan jatuh cinta pada wanita dari kalangan biasa saja,
bahkan sebagian orang memandangnya rendah, namun karena kecocokan antara
keduanya, akhirnya mereka pun bersama walau pada awalnya Edward dicibir oleh
teman-teman terdekatnya.
Selanjutnya, ada
kisah cinta Abraham Lincoln yang merupakan presiden amerika ke-16 dan Mary Todd
yang menjadi istrinya, kisah cinta yang berawal di kota Springfield saat Lincoln
masih menjadi seorang penjaga toko roti sambil belajar hukum untuk mewujudkan
cita-citanya menjadi seorang pengacara, Mary tertarik dengan kesungguhan Lincoln
dan melihat Lincoln sebagai lelaki yang berbeda, walau pada saat itu Lincoln
belum menjadi apa-apa, hingga akhirnya mereka menikah, menyewa rumah di
springfield, Lincoln memulai karir sebagai pengacara sekaligus mencari suara
untuk menjadi tokoh politik dan akhirnya terpilih menjadi presiden dan membuat
pencapaian besar dalam membebaskan sistem perbudakan di Amerika, bisa dibilang
mereka menjalani kisah cintanya dari bawah, dengan begitu banyak pengorbanan
yang dilakukan, apalagi bagi Mary Todd yang banyak kehilangan perhatian dari Abraham
Lincoln dari saat ia memulai karir
pengacaranya hingga menjadi Presiden, namun ia tetap tegar menghadapi itu,
hingga akhirnya cinta mereka dipisahkan oleh maut, karena kematian Abraham Lincoln
di tahun 1865 karena penembakan. Dan Mary Todd tidak menikah lagi setelahnya
sampai ajal menjemputnya.
Dari ketiga film
tersebut, kita bisa simpulkan bahwa ketiganya memiliki kesamaan. yakni,
Kesetiaan, pengorbanan, dan saling menerima kekurangan. Namun yang menjadi
perbedaan adalah di Titanic, Wanita yang menerima kekurangan Lelaki dari segi
materi dan status sosial, di Pretty Woman, Lelaki yang menerima kekurangan
Wanita dari segi ekonomi dan status sosial, dan di film Lincoln, Lelaki dan
Wanita membangun kesuksesannya bersama.
Di Indonesia.
khususnya di era modern saat ini, status sosial dan kemampuan finansial telah
menjadi syarat nomor wahid dalam melilih kriteria pasangan, setidaknya bagi
banyak kelompok masyarakat. khususnya bagi yang lelaki, akan menjadi buah bibir
bila ia menjalani hubungan dengan wanita yang lebih hebat darinya dalam status
sosial, meskipun wanita itu dipandang kaya peninggalan dari orangtuanya. Itu
sebanya saya menyadari bahwa hal paling pertama yang harus dipersiapkan oleh
lelaki adalah memperbaiki kualitas diri dan membagun kemampuan finansial yang
kuat, agar lebih percaya diri menghadapi pihak keluarga wanita dan menjadikan
wanita yang dicintai sebagai ratu dalam hidup kita. karena menikahinya saat keadaan
kita sudah lebih baik hingga dia pun tidak merasakan pahitnya perjuangan dan
hidup susah yang kita jalani, apalagi bagi kita yang terlahir dari keluarga
menengah kebawah.
Jika anda bukan
tipe orang yang money oriented yang memandang cinta dari segi materi,
maka coba bercermin lagi ke dalam diri anda, apakah ada mimpi dan ambisi yang
masih belum tercapai?. Jika belum, maka
jadikanlah itu sebagai alasan mengapa anda belum menjalani cinta hingga saat
ini. Itulah alasan anda masih sendiri hingga saat ini.
Saya ambil
contoh seperti kisah salah satu bapak pendiri bangsa Indonesia yakni Bung
Hatta, yang belum ingin menikah karena Indonesia belum merdeka, baginya Merdeka
Harga Mati, visinya adalah kemerdekaan Indonesia, padahal dia sudah lama
memendam rasa pada Wanita Bernama Rahmi Rachim yang sekarang menjadi istrinya. Dia
bisa saja kehilangan Rahmi karena kedeluan dinikahi oleh lelaki lain, namun ia
tidak terlalu memperdulikan itu, karena kepentingan pribadinya ia singkirkan
demi kepentingan bangsa yang merupakan cita-cita terbesarnya itu. Dan akhirnya Indonesia merdeka dan bung hatta
pun menikah dan mendapatkan Wanita yang sudah lama ia cintai. Intinya,
percayalah pada takdir, dan berjuanglah untuk mencapainya, jika apa yang kita
inginkan dan impikan akan terjadi dan menjadi milik kita, jangan ragu untuk
berjuang, dan jangan ragu untuk berkorban.
Satu pemikiran sederhana
yang saya tanamkan dalam pikiran dan yang merupakan prinsip saya dalam
menjalani Cinta adalah “saat kita
berjanji untuk menikahi wanita yang merupakan putri dari kedua orangtuanya,
maka pada saat itu juga tanggung jawab putrinya berpindah kepada kita, maka
sadarilah bahwa dulu pada saat ia menjadi tanggung jawab orangtuanya, dia
mendapatkan hidup yang layak, cinta, perhatian , dan kasih sayang. Sementara,
kita tidak dapat menggaransi cinta, perhatian, dan kasih sayang itu dapat
menyamai apa yang diberikan orangtuanya, maka berikanlah ia hidup yang layak,
setidaknya kita mampu memberikan sebagian dari apa yang orangtuanya berikan,
walau tidak sesempurna apa yang mereka berikan”. Itulah yang menjadi alasan
bagi saya sampai saat ini masih sendiri agar bisa terus berjuang memperbaiki
kualitas diri dan memantaskan diri untuk mendekati wanita yang nantinya saya
cintai. Saat ditanya oleh orang-orang kenapa masih sendiri? Saya selalu
katakana angka kredit saya masih rendah, masih harus ditingkatkan lagi hehe.
Saya tahu, kita
mungkin saja bisa seperti Jack di dilm titanic atau setidaknya menjadi Abraham Lincoln
yang sama-sama membangun kesuksesan dari bawah, tanpa harus menunggu sukses
dulu baru mendekati wanita yang kita cintai. Namun, saya lebih tertarik dengan
kisah cinta Bung Hatta, karena itulah yang paling cocok untuk saya dan situasi
saya saat ini. seperti yang saya sampaikan diatas bahwa setiap orang punya
perspektif sendiri dalam mengekspresikan cinta, dan punya caranya sendiri dalam
menjalaninya. Itulah yang saya sebut sebagai The Way Of Love.
Fakhri Irvanto, 29 Mei 2022



Komentar
Posting Komentar